12/06/2010

The next Yusuf and Muhammad

Muhammad SAW dan Yusuf as. Dua laki-laki yang memiliki karakteristik yang unik. Unik karena bukan hanya ketampanan mereka yang termasyhur.Tetapi lebih karena akhlak mereka.Ada suatu pernyataan yang pernah saya dengar dari teman SMA saya(Tentu saja dia mengutip pernyataan seseorang juga) , dia berkata jika ketampanan seluruh pria di dunia ini(dari generasi ayahanda adam as. hingga manusia paling akhir) divisualisasikan dalam prosentase, maka nabi yusuf as. memiliki prosentase ketampanan 50%, disusul nabi Muhammad 25%, dan 25% lainnya merupakan prosentase yang dibagi Allah pada seluruh pria yang pernah hidup di dunia.

Subhanallah...,jika hal itu benar dapatkah anda membayangkan ketampanan beliau berdua?, lebih tampan dari pria yang anda kagumi sekarang, lebih baik parasnya dari aktor yang anda puja sekalipun. Tidak hanya itu beliau berdua dikarunia Allah berbagai mukjizat sebagai utusan Allah, serta berbagai kelebihan lainnya.Akhlak beliau berdua tentu saja tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.Dua utusan Allah yang bisa anda teladani akhlaknya dari kisah-kisahnya yang terukir dalam mushaf Al-Quran tercinta.Intelektualitas mereka yang teruji dalam perjalanan hidup beliau, nabi Yusuf as pernah duduk dalam kursi pemerintahan negara mesir sebagai bendaharawan(lagi-lagi kita harus menggunakan Al Quran tercinta sebagai salah satu referensi terbaik yang tidak perlu lagi diragukan kebenarannya)

“Dan Raja berkata “bawalah dia Yusuf kepadaku, agar aku memilih dia(sebagai orang yang dekat) kepadaku”, Ketika dia (raja) telah bercakap-cakap dengan dia, dia(raja) berkata “Sesungguhnya kamu mulai hari ini menjadi seseorang yang berkedudukan tinggi di lingkungan kami dan dipercaya”.Dia (Yusuf) berkata,” Jadikanlah aku bendaharawan negeri( mesir ), karena sesungguhnya aku adalah seseorang yang pandai menjaga dan berpengetahuan”.(QS.Yusuf 54-55)

Bukan suatu perkara yang mudah untuk menjadi seorang pengendali keuangan di Mesir, tetapi kejujuran dan keahlian beliau telah menghantarkan kesuksesan karir beliau.Rasulullah sendiri sebagaimana riwayatnya diceritakan sepanjang masa oleh rakyat jelata hingga para cendikiawan, diberikan bekal ilmu berdagang hingga ilmu politik, selamilah bagaimana beliau membangun kesuksesan dari bawah, dari masa beliau remaja dimana beliau telah ikut berdagang bersama pamannya ke negeri syam hingga kelihaian beliau membangun sebuah peradaban islam pada zamannya, memperluas kekuasaan islam ke berbagai negara.

Yusuf dan Muhammad, dua orang pria yang saya kagumi, karena akhlaknya, kecerdasaannya, serta keimanannya yang mendekati sempurna.Sungguh Allah benar-benar memilih utusannya di antara orang-orang yang beriman.

Satu poin lagi yang saya kagumi dari kedua sosok tersebut, bagaimana bisa mereka bisa tetap berpendirian teguh saat Allah memberi ujian yang begitu berat. Ya, yang saya bicarakan di sini adalah paras beliau berdua yang terkenal sangat tampan,menurut saya di zaman sekarang, ketampanan/kecantikan lebih merupakan sebuah ujian bukan sebuah karunia. Sebuah realita yang biasa bahwa ketampanan/ kecantikan yang kita miliki disalah gunakan oleh banyak orang.Hitunglah berapa banyak para wanita yang dianugrahi kecantikan masih dengan bangga memperlihatkan aurat mereka.Dan bagaimana banyak para pria tampan mempermainkan hati wanita satu ke wanita yang lain, sehingga mereka diberi julukan “buaya darat”.

Sungguh saya berdecak kagum bahwa Yusuf dan Muhammad masih tetap menjaga sisi spiritualisme ditengah ujian yang mereka hadapi.Tengoklah kisah cinta Beliau Berdua, Nabi Yusuf dengan sifat sabarnya dapat menahan diri dari Zulaikhah yang merupakan istri majikannya, hingga di suatu saat Allah mempersatukan mereka berdua dalam ikatan suci. Sementara Rasulullah dengan keteguhannya memilih untuk memperistri beberapa orang wanita dan dengan rasa adilnya beliau dapat membagi rata rasa cintanya kepada istri-istrinya( salah satu masalah yang sampai sekarang masih disoroti dalam tema poligami “dapatkah seorang pria berpoligami dengan pembagian cinta seadil nabi?”)

Subhanallah...sungguh Allah telah menciptakan seluruh makhluk-Nya untuk dapat kita ambil hikmahnya.Smoga dari uraian di atas kita dapat mengambil teladan dari beliau berdua, terlebih menjadi the next Yusuf dan Muhammad...dunia menunggu penerus mereka.

0 komentar:

Posting Komentar