12/23/2010

Aku sayang Ibu

IBU

Allah, terima kasih telah menganugrahiku seorang perempuan yang begitu sayang kepadaku selama ini. Bahagia sekali ketika ingat bahwa aku dilahirkan dari rahim sucinya. Wanita ini adalah pribadi yang menginspirasiku untuk selalu sabar dan menjadi diri sendiri saat membuka lembaran hari dalam hidupku.

Allah, beliau benar-benar orang yang paling sabar yang pernah aku kenal. Aku masih ingat betul memori-memori masa kecilku yang selalu membuat masalah mungkin sejak dari kandungan hingga aku beranjak dewasa. Tak dapat aku bayangkan saat  Beliau mengandungku selama sembilan bulan, menopangku dengan tulang punggungnya sendiri, terganggu karena tidurnya tak nyenyak,dan kondisi badannya  yang rentan di kala itu. Bagaimana pula perjuangannya menahan sakit saat detik-detik aku dilahirkan, Bu…maafkan aku. setelah beberapa bulan melahirkanku, ibu juga harus merelakan meninggalkan pekerjaannya lantaran aku yang sering sekali sakit. Mondar-mandir ke rumah sakit mungkin menjadi rutinitas yang yang biasa bagi ibu, dan lagi-lagi sering mengorbankan jam istirahatnya untuk menghentikan tangisanku ketika aku sudah tidak kuat lagi menahan sakit yang ada dalam  tubuh kecilku. Ah…masa kecil itu, beliau selalu merindukannya saat aku telah beranjak dewasa. Menjagaku sepanjang hari saat ayah tak ada.Bercerita dan mengajarkanku banyak hal.

Beliau juga yang mengajarkanku kegigihan dan kerja keras untuk mencapai cita-citaku. Shubuh sempat menjadi bagian memori kami. Ya saat shubuh ibu selalu mengingatkanku untuk memulai hari dengan berdoa(menunaikan shalat shubuh) kemudian belajar.Hal itu kini menjadi kebiasaan dalam mewarnai fajar

Allah sungguh mungkin tak kan pernah habis kebaikan ibukku jika aku uraikan semua.Begitu banyak hal yang ia ajarkan, begitu banyak yang ia berikan.

Jaga beliau selalu seperti engkau menjaga para ummi seperti siti hajar yang rela berlari-lari dari safa dan marwah sebanyak tujuh kali hingga menemukan mata air untuk anaknya ismail.Seperti

Al Khansa’ binti Amr yang selalu mengajarkan tentang ketauhidan-Mu ya Rabb.

Aku mencintai Ibu.

Selamat hari ibu…..

Ukhi bukhi fillah ya ummi…

walaupun gak bisa berada di samping ibu setiap waktu kini, aku selalu mengingatmu.Terima kasih telah membantuku melewati berbagai masalah hidup.Membantuku memilih jalan hidup dan menenangkan hatiku saat gundah. IRed heartU

0 komentar:

Posting Komentar