4/20/2011

"kerendahan hati" oleh Taufik Ismail

Puisi di bawah ini merupakan puisi yang dapat dikatakan  kontroversial. Beberapa kalangan penikmat puisi mengatakan bahwa puisi karya Taufik Ismail tersebut merupakan hasil plagiat puisi barat yang diciptakan oleh Dougllas Malloch yang berjudul Be the Best of Whatever You Are, lagipula si penulis Taufik Ali yang disebut-sebut menciptakan puisi di atas pun tak diketahui batang hidungnya untuk menglarifikasi hal itu. Sampai saat ini taufik ismail tak pernah muncul ke publik padahal puisinya menjadi pembicaraan di kalangan sastrawan  (tak hanya karena karyanya yang kontroversial tetapi juga keindahan puisinya yang satu ini). Mungkin beberapa pihak akan merujuk pada sastrawan senior yang bernama Taufiq Ismail yang telah menciptakan karya-karya yang tak perlu diragukan kualitasnya. Nyatanya Taufik Ismail bukanlah Taufiq Ismail. Meskipun keduanya sekilas memiliki kemiripan nama yang sama, ternyata memang orang yang berbeda.
Apapun pendapat orang tentang puisi tersebut, bagi saya, puisi ini mengajarkan untuk menjadi orang yang selalu low profile. tak perlu memaksakan menjadi orang yang besar untuk menjadi besar, cukuplah kita menjadi diri sendiri dan berbuat baik sekecil mungkin untuk dunia. Sadar atau tidak, perbuatan baik sekecil apapun memberi manfaat besar untuk sekitar
"kerendahan hati"  oleh Taufik Ismail
Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
Yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
Yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
Memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
Tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
Rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

0 komentar:

Posting Komentar